fbpx

Gejala dan Bahaya Mioma Uteri Yang Harus Kamu Ketahui

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Mioma uteri atau fibroid rahim adalah sebuah tumor jinak non-kanker yang berasal dari rahim. Banyak wanita yang mengalami mioma uteri namun tidak menyadari hal ini dikarenakan mioma uteri tidak memiliki gejala apapun yang mencolok. Penyakit ini dapat menyebabkan kesulitan kehamilan atau jika menyerang wanita yang sedang hamil dapat membahayakan janin dalam kandungannya. Inilah hal-hal yang harus kamu ketahui seputar mioma uteri, TemanWanita!

Klasifikasi Mioma

Mioma uteri umumnya berbentuk bulat dan biasanya diklasifikasi berdasarkan lokasinya sebagai berikut:

  1. Mioma intramural yang terletak di dalam dinding otot rahim
  2. Mioma submucosa terletak di dalam rongga rahim di bawah lapisan dalam rahim.
  3. Mioma bertangkai tumbuh pada tangkai jaringan yang dikenal sebagai pedikel yang menyerupai jamur, memanjang di dalam rongga rahim atau di luar dari permukaan rahim.
  4. Mioma subserosal atau fibroid terletak di bawah serosa atau selaput bagian luar uterus.

Gejala Mioma Uteri

Banyak wanita yang mengidap mioma dan tidak memiliki gejala apapun. Namun mioma uteri dapat menimbulkan gejala yang dipengaruhi oleh lokasi, ukuran dan juga jumlah mioma. Berikut ini adalah gejala mioma yang umum dialami oleh wanita:

1. Masalah dengan siklus menstruasi

Mioma dapat mengganggu siklus menstruasimu dan menyebabkan tidak teratur atau menyebabkan pendarahan berlebih atau lebih lama dari siklus menstruasi pada umumnya yaitu 2-7 hari. Jika kamu mengalami sakit yang berlebih dan darah yang dikeluarkan cenderung berwarna hitam pekat hal ini menandakan adanya penyakit mioma. Jika mengalami hal ini segera hubungi ahlinya ya, TemanWanita!

2. Sering Buang Air Kecil

Rahim wanita terletak di bagian bawah kandung kemih. Sehingga jika mioma membesar, maka kandung kemih akan ikut tertekan dan menyebabkan kamu sering buang air kecil jika mengidap mioma uteri ini, TemanWanita.

3. Sembelit

Tidak hanya menekan kandung kemih yang menyebabkan kamu sering buang air kecil, pembesaran mioma ini juga akan mempengaruhi usus besarmu sehingga menyebabkan pengidap mioma uteri mengalami sulit buang air besar atau sembelit.

4. Tekanan panggul atau nyeri pada perut bagian bawah atau punggung bawah

Seperti organ tubuh lain, mioma juga membutuhkan darah dan oksigen untuk bertahan. Ketika ukuran mioma membesar, pembuluh darah tidak dapat menyalurkan darah dan oksigen yang diperlukan sehingga akan muncul rasa sakit di daerah perut atau punggung bawah.

Untuk mengetahui apakah gejala yang kamu alami adalah ciri-ciri adanya mioma, kamu dapat periksakan ke dokter dan menjalani ultrasonografi (USG). Melalui proses USG ini dokter akan melihat kondisi rahimmu, melihat jumlah dan juga seberapa besar ukuran mioma.

Penyebab Mioma Uteri

Penyebab dari terjadinya mioma uteri belum diketahui secara pasti. Namun beberapa faktor dibawah ini dapat menjadi penyebab dari gangguan pada rahim tersebut seperti diantaranya:

1. Hormon

Hormon estrogen dan progesteron merupakan dua hormon yang berpengaruh untuk merangsang perkembangan lapisan rahim setiap siklus menstruasi terjadi untuk mempersiapkan kehamilan. Hal ini dapat beresiko meningkatkan munculnya muoma atau sel abnormal pada dinding rahim. Mioma uteri cenderung mengecil atau jarang sekali terjadi saat wanita mengalami menopause karena saat mengalami menopause wanita akan mengalami penurunan produksi kedua hormon ini.

2. Perubahan Genetik

Selain hormon, banyak wanita mengidap mioma akibat perubahan genetik yang terjadi pada sel otot rahim yang normal.

3. Faktor Zat Asing Lainnya

Zat insulin yang dapat membantu tubuh untuk mempertahankan jaringan juga dapat menjadi salah satu penyebab timbulnya mioma uteri.

Pertumbuhan mioma uteri pada setiap orang berbeda-beda. Ada yang tumbuh dengan cepat dan ada pula yang pertumbuhannya lambat dan ada juga yang memiliki ukuran yang tetap atau menyusut dengan sendirinya. Dalam beberapa kasus, terdapat mioma uteri yang menghilang setelah kehamilan, hal ini disebabkan karena rahim kembali ke ukuran normal setelah mengalami proses melahirkan.

Bahaya yang Ditimbulkan Oleh Mioma Uteri

Jika kamu mengalami beberapa gejala diatas mungkin kamu mengidap mioma uteri, TemanWanita! Jangan dianggap remeh, ini merupakan bahaya yang dapat ditimbulkan akibat mioma uteri:

1. Menyebabkan Keguguran

Jika mioma menjangkit ibu hamil dengan usia kandungan trimester awal hal ini dapat menyebabkan keguguran. Hal ini karena mioma akan membesar dan mendorong embrio sehingga tidak bisa melekat dengan baik di dinding rahim. Jika usia kehamilan terus bertambah, mioma dapat mendesak janin hingga plasenta previa, adalah plasenta yang tumbuh di bawah rahim dan menyebabkan pendarahan.

2. Menurunkan Peluang Hamil

Jika mioma tumbuh di saluran leher rahim, hal ini dapat mempersempit leher rahim dan dapat menghambat masuknya sperma ke rahim, sehingga menyulitkan pembuahan. Mioma yang tumbuh di dinding rahim juga dapat menghambat penanaman sel telur yang telah dibuahi disana. Jika ingin mendapatkan keturunan, orang yang mengidap mioma harus menghilangkan mioma-nya terlebih dahulu untuk mempermudah memiliki keturunan.

Jika kamu mengalami salah satu atau beberapa gejala diatas jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahlinya ya, TemanWanita!

Baca juga: https://wanitapunyacerita.com/kenali-penyakit-endometriosis-pada-wanita/


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

One thought on “Gejala dan Bahaya Mioma Uteri Yang Harus Kamu Ketahui

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar