fbpx

Gak Usah Takut, Begini Cara Tes HIV

  •  
  •  
  •  
  • 1
  •  
  •  
  •  

Hey teman wanita, sekarang ini sudah banyak orang yang membicarakan mengenai HIV/AIDS. Seperti bagaimana cara mencegahnya, penularannya hingga metode pengobatannya. Banyak orang takut melakukan tes HIV karena mereka takut jika hasil tes menyatakan mereka positive HIV/AIDS. Padahal dengan mengetahui sedari dini dapat dilakukan tindakan penjinakan virus HIV dengan menerima pengobatan ARV. Nah tapi apakah kamu sudah paham dengan cara tes HIV di rumah sakit? Jika belum, akan minny beritahu kepada kamu saat ini juga, sssttt ini sebenarnya mudah lho.

Cek puskesmas/rumah sakit/klinik yang menyediakan layanan tes HIV

Sebelum tes, pastikan kamu cek dulu nih puskesmas atau rumah sakit mana yang menyediakan layanan tes HIV. Karena tidak semua layanan kesehatan menyediakan fasilitas ini. Sama saja seperti kamu ingin ke dokter THT, pasti kamu cek dulu kan rumah sakit mana saja yang memiliki dokter spesialis THT.

Melakukan registrasi dan konseling sebelum tes HIV

Kamu akan registrasi seperti pendaftaran dan melakukan pembayaran. Setelah itu kamu akan diminta untuk mengisi form yang berisikan seputar data diri dan aktivitas-aktivitas yang dapat menularkan virus HIV, jawab dengan jujur ya teman wanita. Kemudian kamu juga akan mendapatkan konseling singkat sebelum melakukan tes HIV. Ceritakan juga aktivitas kamu yang bisa saja menularkan virus HIV ya teman wanita. Tenang saja, konselor kamu tidak akan menghakimi kamu kok. Jadi ceritakan saja semuanya dan jujur.

Ambil darah

Sudah selesai sesi konseling, kamu akan diminta untuk diambil darah, karena dari darah yang diambil ini akan dilakukan tes HIV. Proses pengambilan darah tidak dilakukan oleh konselor kamu yang sebelumnya melainkan akan dilakukan oleh suster, jadi orang yang berbeda yaa. Tapi tetap tenang suster kamu juga tidak akan mengakimi kok, biasanya suster juga akan melakukan edukasi seputar HIV ketika darah kamu sedang diambil. Setelah proses pengambilan darah selesai, kamu perlu menunggu 30-60 menit untuk mendapatkan hasil tes HIV.

Menerima hasil dan konseling setelah tes HIV

Konselor yang sama akan memberikan hasil tes HIV kamu. Jika kamu dinyatakan positif, konselor akan menyarankan kamu untuk mengkonsumsi ARV untuk menjinakkan virus HIV yang ada didalam tubuh kamu. Konsumsi ARV harus dilakukan selama seumur hidup secara konsisten.

Jika kamu dinyatakan negatif, konselor akan mengingatkan kamu untuk melakukan tindak pencegahan penularan virus HIV dan biasanya kamu akan ditawari kondom untuk dibawa pulang. Dibeberapa tempat, hasil tes HIV kamu tidak bisa dibawa pulang dan akan disimpan oleh pihak puskesmas/rumah sakit/klinik untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Tapi tenang, kamu masih bisa foto hasil tesnya kok. Jadi kamu bisa menyimpan hasilnya dalam bentuk digital.

Nah bagaiamana? Mudah kan cara tes HIV ini. Jika kamu memang pernah melakukan aktivitas yang dapat menularkan virus HIV, minny sarankan untuk kamu segera melakukan tes HIV dan tidak perlu takut untuk melakukannya.

Untuk melakukan tes HIV, kamu harus siap dengan hasil postitf dan negatif. Lebih baik kita tahu lebih cepat. Karena virus HIV akan selamanya ada didalam tubuh jika sudah sekali masuk kedalam tubuh kita. Semakin cepat bertindak semakin cepat mendapatkan pengobatan ARV. Untuk informasi klinik yang memberikan layanan tes HIV, kamu bisa lihat di yayasan kasih globalindo, saya berani, dan angsa merah.


  •  
  •  
  •  
  • 1
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar