fbpx

7 Penyebab Keputihan Berlebih, Ngeri!

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Waspada Penyebab Keputihan Berlebih!

TemanWanita pastinya sudah sering mendengar kata ini kan? Selain mentruasi, keputihan merupakan hal yang tidak asing lagi bagi setiap wanita. Keputihan merupakan produksi cairan dari kelenjar vagina dan leher rahim sebagai respon alami untuk menjaga dan merawat organ kewanitaan. Penyebab keputihan umumnya terjadi karena perubahan hormon dalam tubuh, rangsangan seksual maupun sedang menyusui. Oleh sebab itu, keputihan merupakan gejala tubuh normal yang dialami wanita.

Keputihan yang normal biasanya berwarna bening atau putih susu dan tidak memiliki bau yang menyengat. Sebaliknya, penyebab keputihan berlebih ditandai dengan rasa gatal dan panas serta perubahan warna dan bau. Nah, apa penyebab keputihan yang berlebih?

1. Stress Berlebih

Stress penyebab keputihan
Photo by Kinga Cichewicz on Unsplash

TemanWanita setidaknya pernah merasakan stress akibat tekanan pekerjaan, masalah keluarga maupun percintaan. Hal ini dapat menyebabkan keputihan berlebih karena stress dapat menggangu keseimbangan hormon. Oleh karena itu, penting sekali bagi TemanWanita untuk menenangkan diri dan berpikir lebih positif agar keputihan pada vagina dapat berkurang. Selain keputihan yang berkurang, badan pun menjadi lebih ringan.

2. Celana yang terlalu ketat

skinny jeans
Photo by Marcus Santos on Unsplash

Penggunaan celana jeans yang ketat dapat menghambat sirkulasi udara ke vagina. Selain itu, hal ini juga dapat meningkatkan suhu genital dan memberi kelembapan ekstra. Melansir alodokter.com, penggunaan celana yang terlalu ketat dapat memicu infeksi jamur pada vagina.

3. Penggunaan pantyliner berlebih

pantyliner
Background photo created by freepik – www.freepik.com

Saat mengalami keputihan berlebih, TemanWanita pasti menggunakan pantyliner untuk meresap keputihan yang ada bukan? Padahal pantyliner sebenarnya tidak dianjurkan loh, karena dapat menghalangi sirkulasi udara ke vaginamu. Hal ini nantinya akan membuat vagina menjadi lembab sehingga keputihan dapat keluar lebih banyak disertai dengan bau tidak sedap. Maka TemanWanita sebaiknya tidak terlalu sering menggunakan pantyliner saat sedang mengalami keputihan.

4. Alergi

sakit keputihan
Photo by twinsfisch on Unsplash

Alergi terhadap cairan pembersih dapat menyebabkan keputihan berlebih. Beberapa wanita memiliki reaksi berlebih terhadap ppenggunaan cairan ini. Melansir Suara.com, Dokter spesialis obstetrik dan ginekologi RS. Mitra Kemayoran, Livi Wijaya mengatakan organ intim telah memiliki mekanisme pertahanan alami untuk mencegah masuknya bakteri. Menurutnya, membersihkan vagina setiap hari dengan cairan pembersih dikhawatirkan bisa mengusir bakteri baik, lactobacillus yang berfungsi menjaga kesehatan vagina. Maka, jika TemanWanita sedang mengalami keputihan berlebih, stop gunakan cairan pembersih terlebih dulu ya!

5. Infeksi Bakteri

bakteri keputihan
Frame vector created by macrovector – www.freepik.com

Keputihan berlebih dapat disebabkan oleh infeksi bakteri bernama Bacterial Vaginosis (BV). Infeksi bakteri ini menyebabkan ketidakseimbangan antara bakteri baik dan jahat di dalam vagina. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan infeksi ini adalah perilaku seks yang tidak aman, penggunaan alat kontrasepsi dan kurangya menjaga kebersihan vagina.

Gejala umum infeksi ini adalah keputihan berwarna abu, putih atau hijau dan berbau busuk. Selain itu vagina terasa gatal dan rasa terbakar saat buang air kecil.

6. Infeksi Jamur

infeksi jamur keputihan
Photo by Florian van Duyn on Unsplash

Infeksi jamur candida albicans merupakan penyebab keputihan berlebih lainnya. Infeksi jamur ini akan membuat keputihan berwarna putih susu berlebihan dan menggumpal bongkah seperti keju. Selain itu vagina menunjukkan ruam merah, gatal dan sensasi terbakar saat buang air kecil.

7. IMS (Infeksi Menular Seksual)

sakit keputihan
Food photo created by jcomp – www.freepik.com

Infeksi menular seksual disebabkan oleh hubungan seks tanpa kondom dengan orang yang terinfeksi IMS seperti gonore (kencing nanah) atau klamidia. Keputihan berlebih akibat IMS disertai dengan bau busuk (aroma nyinyir) dan rasa gatal dengan sensasi panas. Jika TemanWanita mengalami hal tersebut, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.

Mulai dari hal yang normal hingga berbahaya, itulah penyebab keputihan berlebih. Buat kamu yang sedang mengalaminya, jangan lupa untuk memastikan penyebab yang terjadi padamu ya!

Baca juga: https://wanitapunyacerita.com/cara-menyembuhkan-keputihan/


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

4 thoughts on “7 Penyebab Keputihan Berlebih, Ngeri!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar